11 Cara Mendapatkan Prospek Dengan Mudah

Bagaimana cara mendapatkan prospek dengan mudah?

Artikel ini bisa jadi dapat menjawab pertanyaan yang selama ini anda cari.

Prospek adalah seorang individu atau kelompok yang mungkin tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah bisnis. Untuk mengembangkan sebuah bisnis dan meningkatkan penjualan maka perusahaan akan berusaha untuk menambah daftar prospeknya.

Prospek dapat diidentifikasi melalui penelitian pasar, survei, pengamatan, atau dengan menggunakan data yang tersedia dari sumber-sumber eksternal. Setelah prospek teridentifikasi, maka perusahaan dapat menggunakan strategi pemasaran yang sesuai untuk menjangkau prospek tersebut dan mengajak mereka untuk menjadi pembeli lalu menjadikan mereka sebagai pelanggan.

Mengapa sebuah bisnis penting untuk memiliki prospek?

Memiliki prospek yang tepat sangat penting bagi keberlangsungan bisnis sebuah perusahaan.

Sebelum anda mengetahui bagaimana cara mendapatkan prospek dengan mudah maka sebaiknya anda perlu mengetahui alasan mengapa memiliki prospek merupakan hal yang penting bagi bisnis anda :

  1. Membantu mengembangkan bisnis.
    Dengan mengidentifikasi prospek yang tepat, perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya dengan lebih efektif untuk meningkatkan penjualan.
  2. Membantu meningkatkan brand awareness.
    Dengan menjangkau prospek yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan brand awareness dan mengembangkan basis pelanggan yang lebih luas.
  3. Meningkatkan efisiensi.
    Dengan mengidentifikasi prospek yang tepat, perusahaan dapat lebih efisien dalam mengelola sumber daya dan menyalurkan usaha pemasaran ke arah yang lebih produktif.
  4. Menghindari kerugian.
    Dengan menjangkau prospek yang tidak tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan, perusahaan dapat menghindari kerugian yang diakibatkan oleh usaha pemasaran yang tidak efektif.
  5. Menciptakan peluang baru.
    Dengan mengidentifikasi prospek yang tepat, perusahaan dapat menciptakan peluang baru untuk mengembangkan bisnisnya di pasar yang sebelumnya belum terjamah.

Bagaimana cara mendapatkan prospek dengan mudah?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan prospek dengan mudah, di antaranya adalah:

  1. Menggunakan database pelanggan yang sudah ada. Perusahaan yang sudah memiliki database pelanggan yang terorganisir dengan baik dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi prospek baru.
  2. Menggunakan Sosial Media. Sosial media seperti LinkedIn atau Facebook dapat digunakan untuk mencari prospek baru dengan mudah.
  3. Menggunakan iklan online. Iklan online seperti Google AdWords atau Facebook Ads dapat digunakan untuk menjangkau prospek yang tepat dengan mudah.
  4. Melakukan survei pasar. Survei pasar dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang prospek yang mungkin tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan.
  5. Menggunakan sumber-sumber eksternal. Perusahaan dapat menggunakan sumber-sumber eksternal seperti perusahaan penyedia data pasar atau agen pemasaran untuk mengidentifikasi prospek yang tepat.
  6. Menghadiri pameran atau acara bisnis untuk bertemu dengan prospek baru.
  7. Melakukan kolaborasi dengan perusahaan lain yang memiliki pelanggan yang sesuai dengan target pasar perusahaan.
  8. Melakukan networking dengan individu atau kelompok yang mungkin dapat membantu mengarahkan perusahaan ke prospek yang tepat.
  9. Mengikuti kegiatan-kegiatan di komunitas bisnis atau industri yang berkaitan dengan produk atau jasa yang ditawarkan untuk bertemu dengan prospek baru.
  10. Menggunakan strategi content marketing dengan membuat konten yang bermanfaat bagi prospek dan mempromosikannya melalui kanal-kanal yang tepat.
  11. Menggunakan strategi list building email marketing, yaitu dengan membuat daftar email lalu mengirimkan konten yang relevan melalui email.

Apa itu list building email marketing?

Ada banyak hal yang harus kita pelajari dalam dunia Digital marketing, mulai dari menentukan target market, memproduksi produk yang akan kita jual, membuat website, melakukan promosi, hingga ilmu copywriting, teknik closing, follow up dsb.

Namun tahukah anda, ada 1 hal yang menjadi kunci keberhasilan para Expert Digital marketing ?

Apa itu ?

yaitu Menguasai Data

“Mereka yang menguasai data akan menguasai pasar dunia”

Karena dengan data kita bisa melihat masa depan, kita bisa membuat perencanaan sehingga mampu menentukan langkah-langkah yang akan diterapkan ! Bukan hanya soal data analytics, tetapi seorang digital marketer harus mampu menguasai data pasar alias data pelanggannya.

Pernah mendengar kalimat no list = no bisnis

Dapat dikatakan Anda belum membangun bisnis jika belum mampu membangun list

Kebayang gak kenapa banyak orang yang membuat aplikasi keren tetapi Gratis seperti Facebook, Instagram atau marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak ?

Semua aplikasi di atas 100% gratis, sebenarnya apa sih yang mereka cari ? uang ? sudah pasti, tapi bagaimana mereka bisa menghasilkan uang jika hanya membuat suatu aplikasi gratisan ?

Marketplace darimana duitnya? setiap saat ngasih ongkir gratis bahkan ada yang promo belanja hingga berani ngasih mobil diharga puluhan ribu.

Jawabannya adalah mereka melakukan segala cara untuk memonopoli pasar. Memonopoli pasar juga berarti menjadi penguasa database pelanggan, inilah sesungguhnya persaingan para unicorn.

Artinya mau gak mau jika anda ingin survive di persaingan digital, maka harus mampu MENGUASAI DATA

Lalu bagaimana seorang pemula atau newbi digital marketer bisa mengumpulan data pelanggan ini ?

Kegiatan ini kita sebut dengan : LIST BUILDING

Jadi List Building adalah : Suatu kegiatan untuk mengumpulkan data pelanggan tertarget sesuai niche produk / bisnis anda.

Bagaimana Cara Membangun List ?

Jika saja anda sudah tahu pengertian list building, maka kita bisa lanjut ketahap selanjutnya tentang bagaimana membangun list tersebut.

Setidaknya ada 3 tahap yang harus anda pahami untuk mengumpulkan list ini :

  • Menentukan Market
  • Membuat Lead Magnet
  • Menyediakan Kolam

Untuk lebih mudah memahaminya, saya ingin mengajak Anda membayangkan orang yang sedang memancing di lautan.

Tahap pertama, mereka menargetkan dulu ikan apa yang akan di pancingnya.
Laut itu luas dan memiliki berbagai jenis ikan, sama seperti halnya pasar, juga luas cakupannya dan memiliki berbagai perbedaan perilaku & minat. Maka dari itu Anda harus targetkan dulu orang seperti apa yang akan anda pancing

Tahap kedua, mempersiapkan umpan dan alat pancingnya.
Mempersiapkan umpan dan alat pancing, dalam kegiatan List Building disebut dengan Lead Magnet, Anda dapat memberikan umpan calon buyer Anda dengan memberikan ebook gratisan, video, webinar, kupon diskon, dll

Tahap Ketiga, memancing dan menyiapkan kolam hasil pancingan.
Kegiatan memancing ini sama dengan promosi, anda bisa promosi secara gratisan ataupun berbayar. Nah kolam disini artinya Anda harus menyediakan media untuk mengumpulkan data pelanggan Anda, misalnya Tools Email Marketing, Grup WA, Channel Telegram, dll

Sampai disini sudah kebayangkan bagaimana alur List Building itu ?

Sebenarnya ada 1 tahap lagi yaitu menggoreng hasil pancingan atau menjualnya ke pasar, di dalam digitial marketing list yang anda miliki bebas Anda pergunakan semau kepentingan Anda asal secara legal ya.

  • Edukasi hal yang berhubungan dengan bisnis Anda
  • Jualan produk Anda
  • Jualan produk orang lain yang se niche
  • Follow up buyer

Hmm…keliatannya mudah, namun pada kenyataannya banyak yang kesulitan dalam membangun list dan akan lebih sulit lagi mengelola dan menjaga list Anda.

Tidak mengapa, asal ada kemauan, yakinlah disitu pasti ada jalan.

Pengenalan Email Marketing

Berbicara tentang list building maka tidak lengkap jika kita tidak membahas Email Marketing, karena setiap bisnis saat ini pasti akan memanfaatkan email dalam kegiatan promosinya.

Kenapa Email?

Mari kita cek data dahulu, kenapa anda wajib menggunakan email marketing dan membangun list email.

Berdasarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) :

  • Tahun 2016 pengguna Gmail di indonesia mencapai 81,8 Juta, Yahoo 43,6 juta, dan Email Perusahaan 5 Juta pengguna. Jika kita totalkan maka ada sekitar 130,4 juta pengguna.
  • Google mengklaim pertumbuhan penggunanya mencapai 33% di tahun 2018, atau sekitar 16,5% per tahun dari 2016-2018. Artinya perumbuhan mencapai 66% di Tahun 2020 ini, kalau kita hitung-hitung maka pengguna email aktif di Indonesia lebih dari 216 juta.
  • Pengguna Internet tahun 2020 mencapai 175,4 juta

Dari sini bisa kita ambil sedikit kesimpulan : Setiap orang yang mengakses internet pasti memiliki email, dan data pengguna email bahkan lebih besar dari pengguna internet itu sendiri ( hayoo ngaku, , , Anda punya berapa email ?)

Artinya pasar email marketing = pasar pengguna internet

Bagaimana tidak :

  • Daftar FB, IG, Tiktok semua pakai email
  • Daftar di Marketplace pakai email
  • Main Game Online pun pakai email

Semua butuh email, dan setiap platform akan mengumpulkan email sesuai market mereka.

Bukankah ini peluang bagus ?

Jika anda seorang pebisnis maka anda harus memanfaatkan peluang untuk memperoleh momentum ini.
Data di atas tidak akan penting, jika kita tidak bisa memanfaatkan potensi besar membangun bisnis lewat Email, apalagi di masa sekarang ini tidak sedikit orang lebih senang beli barang (bertranksasi) secara online…
harusnya…. sekarang waktu yang tepat, untuk memulai!

Lalu Bagaimana cara memulainya ?

Tahap pertama, Anda harus berlangganan ke salah satu tools email marketing, kalau di Indonesia saya merekomendasikan anda daftar di Mailketing, kirim.email atau Birdsend

Tahap kedua, Anda harus memiliki email bisnis yaitu email dengan nama domain Anda sendiri
Email gratisan : namaanda@gmail.com
Email bisnis : namaanda@namabisnis.com

Untuk mendapatkan email bisnis, Anda bisa mendapatkannya di salah satu penyedia hosting seperti : NiagaHoster, Domainesia, KampusHoster dll.

Tahap ketiga, lakukan List Building yaitu kegiatan yang sudah saya jelaskan pada bagian 2 tentang cara mengumpulkan list.

Tahap keempat, ini adalah tahapan terakhir yaitu anda tinggal melakukan promosi ke seluruh data list Anda melalu fitur email broadcast yang ada di tools email marketing langganan Anda.

Potensi Email Ala Kabib Nurmagomedov

Banyak sekali business owner yang pastinya ingin memanfaatkan dunia digital termasuk email masih ragu dalam memanfaatkan email marketing, biasanya timbul pertanyaan seperti :

Emang masih ada orang yang mau beli lewat email ?

Siapa juga yang mau buka email?

Email udah jadul, mending media lain !

Eittsss, hati-hati nih

Dari pebisnis pemula sampai bisnis besar, tidak ada satu pun perusahan online yang tidak memanfaatkan email di era digital ini. Dari saya sendiri sampai sekelas Tokopedia semua menggunakan email dalam kegiatan marketing, bahkan Juara Bertahan UFC Khabib Nurmagomedov ketika launching app fitnes terbarunya dimulai dengan mengumpulkan List Email.

mandapatkan prospek dengan mudah

Silahkan analisa sendiri, bagaimana pentingnya email dalam kegiatan marketing.

Untuk meyakinkan anda, yuk kita hitung potensi income dari Email Marketing yang dilakukan Khabib (hanya prediksi ya)

Khabib memiliki 25,5 jt Follower IG.

hmm…sudah sebanyak ini kenapa tetap make email ya?

Jelas fungsinya untuk memfilter target market (gak semua org tertarik kan)

  • Anggap aja 10% yang tertarik dan terinput ke kolam Khabib = 2,5 juta org yang tertarik.
  • Dari situ, kita andaikan Khabib promosi sebuah produk yang profitnya Rp. 100rb.
  • Dan 10% dari list email yang membeli = 2,5 juta orang x 100 ribu = 25 Milliar

WAAAWW Rp. 25.000.000.000 potensi income lewat email marketing ini ?

Pelajaran dari analisa di atas adalah,

  • Email difungsikan untuk media kolam orang yg tertarik dengan produk Khabib
  • Email difungsikan untuk memfilter sekian juta orang, agar hanya orang yang berminat yang ter list (Target Market)
  • Email digunakan untuk promosi dan follow up

Itu kalau kita analisa seorang Khabib, bagaimana dengan sekelas pemula ?

Itulah beberapa cara mendapatkan prospek dengan mudah. anda dapat mencobanya sesuai dengan kebutuhan anda.

Jika anda sudah dapat melihat bagaimana potensi list building email marketing maka sebaiknya anda segera mengaplikasikan pada bisnis anda. bahkan sekarang anda dapat memulai list building email marketing hanya dengan modal gmail.

 

Name - City
Pengguna Product