Sedikit Kontroversi?

Saya semakin mudah mendapatkan testimoni soal email-email yang saya kirimkan.

Apakah saya hobi nulis?

Tidak, bahkan dalam karir SMA saya, setiap tahun saya hanya memiliki 1 buku tulis dan itu didominasi oleh coretan graffity gak jelas.

Apakah saya hobi baca?

Tidak, nama saya sekalipun tidak pernah tercatat di kartu anggota perpustakaan sekolah.

Lalu, apakah ini terjadi secara kebetulan?

Tidak, saya memaksa diri saya sekaligus mendapat support dan bantuan dari seseorang.

Saya sangat merekomendasikan agar anda juga subscribe beliau. Subsribe disini.

“Gak takut listnya pindah mas?”

Gak, saya percaya semua keputusan seseorang untuk memilih membeli dari siapa, itu sepenuhnya hak mereka.

Tugas saya hanyalah menjemput rezeki saya dengan berkomunikasi, melayani dan menjalin hubungan yang baik dengan anda.

Perkara hasil?

Bukan lagi ranah saya.

Mengapa saya merekomendasikan beliau?

Karna beliau lah pintu pertama saya mengenal hal yang fundamental dalam bisnis. Utamanya soal email marketing.

Karna beliaulah saya dapat melakukan email marketing dengan cara yang menyenangkan.

Dari beliaulah saya mengenal Jay Abraham, Russel Brunson, Bob Bly, Seth Godin, Ben Settle, Tony Robbins, Justin Goff dsb hingga akhirnya saya banyak belajar dari beberapa newsletternya.

Dan cara saya menghargai seseorang yang telah membantu saya adalah membeli produknya, mengkonsumsinya, lalu mengaplikasikan pada bisnis saya.

Cara marketer saat ini dalam memperlakukan email marketing sangat membosankan dan kadang bikin eneg.

Mau tau cirinya?

“300+ member yang telah join, anda kapan?”

So..What??

“Jika anda mampu menjual 50pcs/hari maka keuntungan anda 5juta/hari”

Diajarin gak? Ada jaminan?

“3 hari lagi pendaftaran ditutup”

Bodo amat!

Dan bulan depan anda menemukan seseorang open lagi dengan sampul yang berbeda.

Valuenya?

Sama aja!

Dengan mudah saya akan unsubscribe marketer dengan karakter seperti ini.

So..

Jika anda ingin have fun dengan email marketing, maka LUPAKAN copywriting dan mulailah dengan story anda.

Mengapa?

Karena story itu menjual.

Jika anda menginginkan untuk segera membuang cara email marketing yang dilakukan penganut scary email marketing maka subscribe disini.

Name - City
Pengguna Product